Source of Wisdom

Mengenyam Manusia Unggulan

Tiap manusia selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang luar biasa. Ia akan melakukan segala upaya demi tercapainya cita-cita. Tak peduli kuatnya tembok penghalang, mimpi-mimpi itu harus ia raih. Segala keterbatasan akan dicarikan jalan keluarnya. Dorongan ambisi membangunkan kekuatan yang terpendam. Roh semangat melejit hingga kelangit. Langkah kehidupan bz161kian terarah. Semakin jelas arah tujuan.
Rendah cita-cita menandakan watak manusia biasa. Manusia tanpa segudang prestasi. Terbiasa dengan bahasa ala kadarnya. Bekerja tanpa target dan ambisi. Enggan memeras keringat. Terbiasa duduk dalam lamunan. Menghibur diri dengan jutaan angan-angan. Benci dengan adanya perubahan. Bahagia diatas kemapanan. Duduk tenang dengan ongkang-ongkang kaki dan tangan berpangku dagu. Terbiasa dengan kebutuhan yang mudah terpenuhi. Orang-orang biasa hilang kemampuan inovasi. Begitulah orang-orang biasa, senang dengan selimut kenyamanan.
Betapa banyak manusia dihinggapi malas dalam dirinya. Kelengahan diri yang menyebabkan dirinya lalai. Puas dengan prestasi yang sebenarnya biasa-biasa saja. Namun tertipu dengan sikap bangga diri. Kerap kali, kitalah yang menipu diri kita sendiri. Terpedaya dengan pujian yang terlontar dari mulut manusia. Mencukupkan diri pada hasil yang terlalu dini. Lepas dari usaha dan kerja keras.
Setiap manusia memiliki potensi besar. Potensi yang memicunya menjadi pribadi dahsyat. Namun tidak semua manusia bisa menemukan potensinya. Tergantung pada usaha dan kerja kerasnya. Menggali kekuatan yang masih terlelap. Perlu semangat agar potensi itu terbangun dari tidurnya. Kemampuan tersembunyi yang akan melejitkan diri. Sayap-sayap berkepak yang akan membawanya terbang. Terbang merengkuh cita-cita nan tinggi. Cita-citanya yang bersanding dengan bintang-bintang.
Manusia unggulan terbiasa dengan pahit getirnya kehidupan. Badai cobaan dan ujian datang silih berganti. Namun pantang baginya untuk berhenti. Menyerah ditengah perjuangan merupakan aib yang menodai. Bibirnya justru tersenyum berhadapan dengan tantangan. Semangatnya menjulang tinggi. Mentalnya kokoh menancap bumi. Tak goyah walau diterjang api. Siap bertaruh nyali. Tangan mengepal jari. Pandangan tajam lurus kedepan. Bara itu berubah menjadi api. Hembusan angin yang kencang membentuk topan. K ini riak menjadi ombak. Pekik memecah langit. Gemanya membanting tebing-tebing. Manusia unggulan siap maju berperang. Siap menyicipi tusukan ombak dan sayatan pedang. Berperang melawan rintangan yang menghadang. Rintangan yang menghalanginya untuk mencapai mimpi-mimpi.
Manusia unggulan haus akan solusi. Penuh percaya diri. Malu untuk mundur, sebelum ambisi terpenuhi. Berpikir cerdas, membangun kinerja diatas kreativitas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi sepanjang waktu. Manusia terjebak dengan situasi zaman. Mereka dituntut untuk bisa beradaptasi dengan segala situasi. Keadaan dimana manusia bergerak begitu cepat. Konsekuensi dari kemajuan sains yang begitu pesat. Zaman seperti itu mengharuskan manusia berubah. Dan perubahan hanya bisa dilakukan manusia-manusia unggulan.
Catatan diatas, saya kutip dari http://belajarislam.com/
Selamat Berjuang wahai Manusia Unggulan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: